Wasit Piala Dunia Mengaku Selundupkan Heroin

Wasit Piala Dunia 2002, Byron Moreno mengaku telah menyelundupkan heroin dari Ekuador ke Amerika Serikat pada September 2010. Kini, Moreno terancam hukuman penjara selama 5 tahun 3 bulan.

Seperti dilansir Sport Illustrated, pengakuan itu disampaikan juru bicara pengacara Moreno, Robert Nardoza, Jumat 14 Januari 2011. Moreno ditangkap saat memasuki Bandara Internasional John F Kennedy, AS pada September silam.


Dalam laporan yang dicatat oleh Pengadilan Federal Brooklyn, Moreno terlihat 'tiba-tiba gugup' saat dilakukan pemeriksaan. Seorang agen bea cukai yang memeriksa tubuh Moreno mendapati 'benda keras yang berada di bagian perut, punggung, dan kedua kaki tertuduh.' Ketika akhirnya digeledah, ditemukan 10 plastik bening yang mengandung lebih dari 10 pound heroin.

Nama Moreno sendiri sudah 'tenar' sebelum insiden heroin ini terjadi. Dia menjadi wasit yang dituding bertanggung jawab atas tersingkirnya Italia di Piala Dunia 2002 saat melawan tuan rumah Korea Selatan.

Moreno mengusir striker Francesco Totti dan menganulir gol Damiano Tommasi. Dua hal ini, ditambah gol pemain Korsel, Ahn Jung-Hwan di masa tambahan waktu, menjadi faktor utama kegagalan Gli Azzuri di Piala Dunia 2002.

Setahun kemudian, Federasi Sepakbola Ekuador juga menskorsnya untuk 20 pertandingan setelah menerima keluhan dari klub yang menggunakan jasa kepemimpinannya. Moreno memberi injury time sebanyak 11 menit saat pertandingan liga lokal antara Barcelona dan Liga de Quito. Catatan waktu spektakuler itu juga tidak dia masukkan dalam laporan pertandingan.